
Jakarta – Menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan saat tubuh mulai mengalami keluhan. Bagi perempuan, memenuhi kebutuhan nutrisi setiap hari menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kebugaran, keseimbangan hormon, hingga menurunkan risiko berbagai penyakit di kemudian hari.
Di tengah padatnya aktivitas, banyak perempuan kerap mengabaikan pola makan. Padahal, asupan gizi yang seimbang berperan besar dalam mendukung energi, fungsi organ, kesehatan tulang, serta kesejahteraan mental.
Dokter spesialis ginekologi Dr. Isha Nandal menjelaskan bahwa nutrisi seharusnya dipandang sebagai investasi kesehatan jangka panjang, bukan sekadar solusi saat tubuh mengalami masalah.
Dikutip dari Health Shots, berikut beberapa nutrisi dan kebiasaan makan yang penting diperhatikan oleh perempuan.
1. Penuhi kebutuhan protein setiap hari
Protein berfungsi membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, menjaga massa otot, serta mendukung pembentukan hormon dan enzim. Asupan ini bisa diperoleh dari telur, ikan, daging tanpa lemak, susu, yoghurt, tahu, tempe, hingga aneka kacang-kacangan.
2. Pastikan tubuh mendapat cukup zat besi
Perempuan lebih rentan mengalami kekurangan zat besi, terutama selama masa menstruasi. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, lesu, hingga menurunkan konsentrasi.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi, konsumsi makanan seperti bayam, daging merah tanpa lemak, hati, kacang-kacangan, serta kurma secara seimbang.
3. Lengkapi asupan kalsium dan vitamin D
Kalsium dan vitamin D bekerja sama menjaga kekuatan tulang dan gigi. Keduanya juga membantu menurunkan risiko pengeroposan tulang seiring bertambahnya usia.
Sumber kalsium dapat diperoleh dari susu, yoghurt, keju, maupun sayuran hijau, sedangkan vitamin D berasal dari paparan sinar matahari serta beberapa jenis makanan tertentu.
4. Sertakan lemak sehat dalam menu harian
Tubuh tetap membutuhkan lemak, terutama lemak tak jenuh yang berperan dalam menjaga fungsi hormon, kesehatan jantung, serta kinerja otak.
Beberapa sumber lemak sehat antara lain alpukat, ikan berlemak, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun.
5. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mendukung metabolisme, pencernaan, sirkulasi darah, hingga konsentrasi.
Kurangnya asupan cairan dapat memicu rasa lelah, sakit kepala, dan menurunkan performa selama beraktivitas.
6. Biasakan makan secara teratur
Melewatkan waktu makan dapat membuat kadar gula darah menjadi tidak stabil sehingga tubuh lebih mudah lemas dan sulit berkonsentrasi.
Mengatur jadwal makan yang konsisten membantu menjaga energi tetap stabil sekaligus mendukung metabolisme tubuh.
7. Perbanyak makanan tinggi serat dan batasi makanan ultra-proses
Buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan merupakan sumber serat yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan serta metabolisme.
Sebaliknya, makanan ultra-proses sebaiknya dibatasi karena umumnya tinggi gula, garam, dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis apabila dikonsumsi berlebihan.
Menerapkan pola makan bergizi seimbang secara konsisten dapat membantu perempuan menjaga kesehatan, kebugaran, serta kualitas hidup dalam jangka panjang. Kombinasikan pula dengan olahraga rutin, tidur yang cukup, dan pengelolaan stres agar manfaatnya semakin optimal.
