
Jakarta – Pola makan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika asam urat kerap kambuh. Selain membatasi makanan tinggi purin, memilih asupan tertentu juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang membantu menjaga kadar asam urat.
Asam urat atau gout terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi hingga membentuk kristal di persendian. Kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti nyeri, sendi terasa kaku, serta sakit ketika bagian yang terkena disentuh.
Karena itu, penderita asam urat perlu lebih cermat memilih makanan. Beberapa makanan tinggi purin, seperti jeroan, ikan teri, jamur, dan kembang kol, umumnya disarankan untuk dibatasi.
Di sisi lain, terdapat sejumlah makanan dan minuman yang dapat dimasukkan ke dalam pola makan sehari-hari. Dihimpun dari Times of India, berikut beberapa pilihannya.
1. Produk Susu Rendah Lemak
Susu, yogurt, maupun keju yang rendah lemak dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk penderita asam urat.
Asupan rendah lemak tersebut disebut dapat membantu mencegah kadar asam urat dalam darah meningkat. Karena itu, produk olahan susu rendah lemak bisa menjadi bagian dari menu harian yang seimbang.
2. Buah Beri
Stroberi dan blueberry merupakan contoh buah beri yang dapat dikonsumsi. Selain memiliki rasa yang menyegarkan, buah-buahan ini mengandung senyawa yang bersifat antiinflamasi.
Kandungan tersebut dapat membantu mendukung tubuh dalam mengendalikan peradangan dan menjaga kadar asam urat agar tidak terlalu tinggi.
3. Teh Hijau
Teh hijau dapat menjadi alternatif minuman bagi orang yang ingin menjaga kadar asam urat.
Konsumsi teh hijau secara rutin disebut dapat membantu mengontrol kadar asam urat yang tinggi sekaligus dikaitkan dengan penurunan risiko terkena gout.
4. Makanan Kaya Vitamin C
Memenuhi kebutuhan vitamin C juga dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu mengendalikan asam urat.
Beberapa sumber vitamin C yang bisa dipilih antara lain kiwi, jambu biji, jeruk, lemon, tomat, serta sayuran berdaun hijau.
Asupan tersebut disebut dapat membantu tubuh mengeluarkan kelebihan asam urat sehingga kadarnya dalam darah lebih terkontrol.
5. Apel
Apel dapat menjadi pilihan buah yang mudah ditemukan untuk dikonsumsi secara rutin. Buah ini mengandung asam malat yang disebut dapat membantu menetralkan asam urat dalam aliran darah.
Karena itu, apel bisa dimasukkan sebagai salah satu buah dalam pola makan sehari-hari, terutama jika dikombinasikan dengan berbagai sumber makanan bergizi lainnya.
6. Pisang
Pisang juga dapat menjadi pilihan buah untuk penderita asam urat. Buah yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis ini disebut memiliki manfaat dalam membantu menurunkan kadar asam urat yang berlebih di dalam tubuh.
Pisang dapat dikonsumsi langsung sebagai camilan atau dipadukan dengan menu sehat lainnya.
7. Makanan Tinggi Serat
Asupan serat tidak hanya penting bagi sistem pencernaan, tetapi juga disebut dapat membantu mengendalikan kadar asam urat dalam darah.
Beberapa makanan kaya serat yang dapat dipilih antara lain apel, jeruk, brokoli, gandum, dan wortel.
Serat disebut dapat membantu menyerap kelebihan asam urat dan mendukung proses pengeluarannya melalui ginjal.
Pada akhirnya, mengatur pola makan dapat membantu mengurangi risiko asam urat kembali kambuh. Selain menambahkan makanan yang sesuai, penderita tetap perlu membatasi makanan tinggi purin dan menjaga pola hidup yang sehat.
