
MUSISI rock peraih 12 penghargaan Grammy, Jack White, resmi merilis album studio ketujuhnya yang bertajuk Frozen Charlotte melalui label miliknya, Third Man Records. Album ini kini sudah dapat dinikmati oleh para penggemar di seluruh platform streaming digital serta tersedia dalam berbagai format fisik, mulai dari CD, kaset, hingga piringan hitam (vinyl) edisi standar dan terbatas.
Frozen Charlotte merangkum 13 lagu baru yang menonjolkan karakter musikal beragam. Sebagai pelengkap perilisan, White memperkenalkan Neighbors Blues sebagai single terbaru sekaligus lagu penutup album.
Sebelumnya, album ini telah mencuri perhatian lewat single Dollar Bill, yang menuai pujian dari media ternama seperti Rolling Stone dan NME. Media Consequence bahkan menyoroti kekuatan riff gitar serta keberanian White dalam menyisipkan pesan sosial-politik yang mendalam pada lagu tersebut.
Proses Kreatif dan Strategi Rilis
Menjelang peluncuran album, Jack White memberikan akses eksklusif kepada penggemar melalui Third Man Release Lab. Serial daring dua bagian ini membedah proses kreatif di balik strategi perilisan album, menampilkan visual bergaya glitch, hingga memperkenalkan karakter misterius bernama Frozen Charlatan.
Secara musikal, Frozen Charlotte diproduseri dan di-mix sendiri oleh White. Album ini menjadi kelanjutan eksplorasi dari album No Name (2024), dengan memadukan intensitas rock and roll mentah dan pengaruh blues yang kental. Beberapa materi di dalamnya, seperti Derecho Demonico dan G.O.D. and the Broken Ribs, sempat dibawakan secara langsung saat White tampil sebagai bintang tamu musikal di Saturday Night Live pada April 2026.
Informasi Album & Tur Jack White
| Kategori | Detail |
|---|---|
| Judul Album | Frozen Charlotte |
| Jumlah Lagu | 13 Trek |
| Single Utama | Dollar Bill, Neighbors Blues |
| Personel Tur | Patrick Keeler (Drum), Dominic Davis (Bass), Bobby Emmett (Keyboard) |
| Destinasi Tur Asia | Seoul dan Shanghai |
Rekam Jejak dan Konsistensi Kreatif
Karier Jack White yang telah membentang lebih dari seperempat abad ditandai dengan kemandirian total. Lahir di Detroit, ia tidak hanya dikenal sebagai musisi, tetapi juga produser, pendiri label, hingga seniman desain. Namanya meroket lewat duo The White Stripes yang dibentuk pada 1997, yang kemudian resmi dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame pada 8 November 2025.
Selain proyek solo dan The White Stripes, White juga sukses membangun supergroup seperti The Raconteurs dan The Dead Weather. Hingga saat ini, ia telah mengumpulkan 12 trofi penghargaan Grammy dari 36 nominasi, mempertegas posisinya sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam kancah musik rock modern.
Setelah perilisan ini, Jack White dijadwalkan segera memulai rangkaian tur di Eropa dan Inggris, sebelum akhirnya menyambangi Asia untuk menggelar konser di Seoul dan Shanghai.
